Archive for the ‘Agama dan Sosial – Budaya’ Category

Aceh dan Solidaritas Kita

11 January 2005

Media Indonesia, 11 Januari 2005

Skala bencana tsunami yang melanda Aceh selain tampak pada gambar-gambar visual yang disiarkan media, terlihat pula dari perhatian yang diberikan oleh pihak-pihak yang tak terkena bencana. Segera setelah terjadinya bencana, di seluruh pelosok tanah air dilakukan pengumpulan dana bantuan. Baru kali ini kita saksikan spontanitas yang demikian besar dari masyarakat untuk memberikan bantuan. Hampir di setiap pelosok kota dan desa kita saksikan masyarakat berbondong-bondong memberikan sumbangan.

Spontanitas itu ternyata tak hanya terjadi di tanah air. Di luar bantuan yang dikeluarkan oleh secara resmi oleh pemerintah mereka, masyarakat internasional juga telah menunjukkan solidaritas yang besar. Ketika mendarat kembali di Jepang beberapa hari setelah bencana, saya menemukan penggalangan dana bantuan juga dilakukan oleh masyarakat setempat secara spontan. Di banyak convinient store saya temukan kotak-kotak sumbangan untuk membantu masyarakat Aceh. Ini di luar kegiatan serupa yang dilakukan oleh masyarakat Indonesia di Jepang yang terutama dipelopori oleh mahasiswa kita.

(more…)

wordpress plugins and themes

Ulama dan Pencegahan Terorisme

17 September 2004

Media Indonesia, 17 September 2004

Tak lama setelah teror bom di Kedutaan Besar Australia, Adnan Buyung Nasution (ABN) berkomentar keras. Ia mengritik sikap ulama yang menurut dia kurang tegas dan keras suaranya terhadap isu terorisme. Menurutnya para ulama kurang memberikan pengertian tentang makna jihad kepada publik, sehingga banyak orang yang secara keliru memahami konsep itu, dan terjerumus dalam tindakan teror

Kritik semacam itu sebetulnya sudah lama bergaung, terutama di luar negeri. Umat Islam secara umum sering dituduh tidak jelas posisinya dalam isu terorisme ini. Mereka sering disebut silent majority, karena mayoritasnya cenderung diam terhadap setiap kejadian teror. Sebagian kecil yang lain malah cenderung menyatakan dukungan terhadap kegiatan teror itu, walau tidak secara langsung melibatkan diri. Kalaupun ada kelompok-kelompok dari umat Islam yang bersuara keras terhadap terorisme, mereka ini umumnya adalah kelompok minoritas. Kecaman terhadap terorisme itu bahkan nyaris tak terdengar meskipun tindakan itu telah menjadikan umat Islam sendiri sebagai korban, sebagaimana terjadi di Turki, Saudi Arabia, serta di Indonesia.

(more…)

wordpress plugins and themes