<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
		>
<channel>
	<title>Comments for Berbual</title>
	<atom:link href="http://berbual.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://berbual.com</link>
	<description>tempat ngobrol ngalor-ngidul</description>
	<lastBuildDate>Sat, 06 Mar 2010 09:46:39 -0600</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.8.4</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Mesjid Yes, Gereja No Way by dodol</title>
		<link>http://berbual.com/agama-dan-sosial-budaya/mesjid-yes-gereja-no-way/comment-page-1/#comment-425</link>
		<dc:creator>dodol</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 09:46:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://berbual.com/politik-dan-birokrasi/mesjid-yes-gereja-no-way/#comment-425</guid>
		<description>btw, gw setuju dengan pemikiran kang hasan. semoga anda menjadi orang yang Islam gak cuman di luarnya aja. namun hatinya juga. GBU!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>btw, gw setuju dengan pemikiran kang hasan. semoga anda menjadi orang yang Islam gak cuman di luarnya aja. namun hatinya juga. GBU!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mesjid Yes, Gereja No Way by dodol</title>
		<link>http://berbual.com/agama-dan-sosial-budaya/mesjid-yes-gereja-no-way/comment-page-1/#comment-424</link>
		<dc:creator>dodol</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 09:45:07 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://berbual.com/politik-dan-birokrasi/mesjid-yes-gereja-no-way/#comment-424</guid>
		<description>@ fauzi asu, ah, banyak bacot lo, Fauzi H. bilang aja lu gak seneng kalo ada orang muslim yg memiliki pemikiran terbuka.
orang2 kayak elo tuh mulutnya isinya bom semua.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>@ fauzi asu, ah, banyak bacot lo, Fauzi H. bilang aja lu gak seneng kalo ada orang muslim yg memiliki pemikiran terbuka.<br />
orang2 kayak elo tuh mulutnya isinya bom semua.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Love what you do! by dillah</title>
		<link>http://berbual.com/politik-dan-birokrasi/love-what-you-do/comment-page-1/#comment-423</link>
		<dc:creator>dillah</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Mar 2010 04:32:18 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://berbual.com/politik-dan-birokrasi/love-what-you-do/#comment-423</guid>
		<description>nice posting :)</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>nice posting <img src='http://berbual.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mesjid Yes, Gereja No Way by Fauzi H</title>
		<link>http://berbual.com/agama-dan-sosial-budaya/mesjid-yes-gereja-no-way/comment-page-1/#comment-416</link>
		<dc:creator>Fauzi H</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 17 Feb 2010 16:42:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://berbual.com/politik-dan-birokrasi/mesjid-yes-gereja-no-way/#comment-416</guid>
		<description>Saya sepakat dengan esensi apa yang Kang Hasan uraikan dalam artikel ini dan juga artikel lain terutama tentang agama... cuma seyogyanya Kang Hasan juga lebih berimbang dalam mengungkapkan fakta-fakta. Kang Hasan selalu saja menyalahkan / memojokkan sikap kaum muslim sbg mayoritas di negeri Indonesia ini. Mungkin kalau kita mau jujur, sikap umat Islam Indonesia terhadap umat lain (nasrani) masih jauh lebih toleran jika dibandingkan dengan sikap umat nasrani terhadap umat Islam di negeri-negeri yang notabene nasrani menjadi mayoritas di sana. Sebut saja di negeri Jerman, Inggris atau Perancis..di sana kaum muslim mendapatkan perlakuan diskriminatif semisal larangan memakai jilbab bagi kaum permpuan, bahkan sudah sampai kepada tindak kekerasan fisik. Di Indonesia? adakah umat nasrani yang sampai mendapat kekerasan fisik...saya kira belum pernah terdengar.  Bahkan mungkin malah sebaliknya, di daerah-daerah yang umat nasrani (baru) hampir (belum sampai) mayoritas, mereka memerangi bahkan membantai kaum muslim (ingat kasus Ambon dan Poso?).  Oleh karena itu marilah kita bijak dan menilai secara adil terhadap realita-realita kehidupan keberagamaan dan keberagaman di negeri ini.  Islam itu rahmatan lil &#039;alamiin, yang penting kita saling menghormati dan saling menghargai, tidak saling mencurigai dan saling membenci.  Wallahu a&#039;lam bishshowaab.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saya sepakat dengan esensi apa yang Kang Hasan uraikan dalam artikel ini dan juga artikel lain terutama tentang agama&#8230; cuma seyogyanya Kang Hasan juga lebih berimbang dalam mengungkapkan fakta-fakta. Kang Hasan selalu saja menyalahkan / memojokkan sikap kaum muslim sbg mayoritas di negeri Indonesia ini. Mungkin kalau kita mau jujur, sikap umat Islam Indonesia terhadap umat lain (nasrani) masih jauh lebih toleran jika dibandingkan dengan sikap umat nasrani terhadap umat Islam di negeri-negeri yang notabene nasrani menjadi mayoritas di sana. Sebut saja di negeri Jerman, Inggris atau Perancis..di sana kaum muslim mendapatkan perlakuan diskriminatif semisal larangan memakai jilbab bagi kaum permpuan, bahkan sudah sampai kepada tindak kekerasan fisik. Di Indonesia? adakah umat nasrani yang sampai mendapat kekerasan fisik&#8230;saya kira belum pernah terdengar.  Bahkan mungkin malah sebaliknya, di daerah-daerah yang umat nasrani (baru) hampir (belum sampai) mayoritas, mereka memerangi bahkan membantai kaum muslim (ingat kasus Ambon dan Poso?).  Oleh karena itu marilah kita bijak dan menilai secara adil terhadap realita-realita kehidupan keberagamaan dan keberagaman di negeri ini.  Islam itu rahmatan lil &#8216;alamiin, yang penting kita saling menghormati dan saling menghargai, tidak saling mencurigai dan saling membenci.  Wallahu a&#8217;lam bishshowaab.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Punya NPWP by eny</title>
		<link>http://berbual.com/politik-dan-birokrasi/punya-npwp/comment-page-1/#comment-386</link>
		<dc:creator>eny</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 04 Jan 2010 04:03:12 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://berbual.com/?p=44#comment-386</guid>
		<description>Kalau ada pelanggaran laporkan aja ? setelah itu ? ya lapor aja berhenti .......???? bagaimana ini ????
jangan bodohin rakyat dong pls.....</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kalau ada pelanggaran laporkan aja ? setelah itu ? ya lapor aja berhenti &#8230;&#8230;.???? bagaimana ini ????<br />
jangan bodohin rakyat dong pls&#8230;..</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Belajar Makna Kata by isti</title>
		<link>http://berbual.com/bahasa-dan-budaya-jepang/belajar-makna-kata/comment-page-1/#comment-348</link>
		<dc:creator>isti</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2009 08:01:13 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://berbual.com/politik-dan-birokrasi/belajar-makna-kata/#comment-348</guid>
		<description>Kang Hasan di dunia pengajaran bahasa kedua, pengalaman akang dan anak akang disebut dengan nature vs nurture. Kedua isu ini tak habis-habisnya bila dibahas.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Kang Hasan di dunia pengajaran bahasa kedua, pengalaman akang dan anak akang disebut dengan nature vs nurture. Kedua isu ini tak habis-habisnya bila dibahas.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Masayoshi by isti</title>
		<link>http://berbual.com/politik-dan-birokrasi/masayoshi/comment-page-1/#comment-347</link>
		<dc:creator>isti</dc:creator>
		<pubDate>Sat, 19 Dec 2009 07:46:09 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://berbual.com/politik-dan-birokrasi/masayoshi/#comment-347</guid>
		<description>ini cerita atau kejadian nyata?Sulit juga nich membedakannya. ...Jangan marah dulu itu pujian lho. Terkadang kita memutuskan hanya melihat dari perspektif kita dan jarang mencoba untuk melihat dari perspektif orang lain. Sebagai guru saya belajar utk melihat segala sesuatu dari perspektif orang lain. Saya yakin Kang Hasan juga demikian.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>ini cerita atau kejadian nyata?Sulit juga nich membedakannya. &#8230;Jangan marah dulu itu pujian lho. Terkadang kita memutuskan hanya melihat dari perspektif kita dan jarang mencoba untuk melihat dari perspektif orang lain. Sebagai guru saya belajar utk melihat segala sesuatu dari perspektif orang lain. Saya yakin Kang Hasan juga demikian.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on UU No. 40 tahun 2007 by SYUKRIY</title>
		<link>http://berbual.com/bisnis-dan-manajemen/uu-no-40-tahun-2007/comment-page-1/#comment-343</link>
		<dc:creator>SYUKRIY</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 15 Dec 2009 21:15:31 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://berbual.com/?p=46#comment-343</guid>
		<description>Penyusun UU kadang lupa bahwa konsep dan praktik sering berbeda.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Penyusun UU kadang lupa bahwa konsep dan praktik sering berbeda.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Mesjid Yes, Gereja No Way by Bambang</title>
		<link>http://berbual.com/agama-dan-sosial-budaya/mesjid-yes-gereja-no-way/comment-page-1/#comment-340</link>
		<dc:creator>Bambang</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 13 Dec 2009 09:46:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://berbual.com/politik-dan-birokrasi/mesjid-yes-gereja-no-way/#comment-340</guid>
		<description>Terima kasih tulisannya sangat mencerahkan :)

@Ridwan : Anda ini memalukan tidak membaca isinya sudah ngomel, hanya terkecoh oleh judul. Baca dulu baru komentar!
Anda mestinya berterima kasih karena masih ada yang peduli dengan nasib agama minoritas di Indonesia dan Anda berhutang maaf pada penulis artikel di atas dan Saudara-Saudarimu di kolom ini yang memberikan dukungan pada agama minoritas termasuk untuk agamamu, Mas Ridwan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Terima kasih tulisannya sangat mencerahkan <img src='http://berbual.com/wp-includes/images/smilies/icon_smile.gif' alt=':)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>@Ridwan : Anda ini memalukan tidak membaca isinya sudah ngomel, hanya terkecoh oleh judul. Baca dulu baru komentar!<br />
Anda mestinya berterima kasih karena masih ada yang peduli dengan nasib agama minoritas di Indonesia dan Anda berhutang maaf pada penulis artikel di atas dan Saudara-Saudarimu di kolom ini yang memberikan dukungan pada agama minoritas termasuk untuk agamamu, Mas Ridwan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Paranoia Kristenisasi by saint</title>
		<link>http://berbual.com/politik-dan-birokrasi/paranoia-kristenisasi/comment-page-1/#comment-334</link>
		<dc:creator>saint</dc:creator>
		<pubDate>Tue, 01 Dec 2009 16:45:29 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://berbual.com/politik-dan-birokrasi/paranoia-kristenisasi/#comment-334</guid>
		<description>saya pikir lebih ke waspada daripada paranoid, karena dalam islam setahu saya tidak ada ganjaran khusus bila mengislamkan seseorang, berbeda mungkin dengan doktrin agama lain. islam percaya dengan injil, taurat dan zabur bila tidak bertentangan dengan quran, hal tersebut di karenakan kitab2 selain quran telah di ubah2 pemuka agama untuk kepentingan mereka, hal tersebut yang diwaspadai karena bila ajaran agama asli telah dirubah2 pemuka agama untuk kepentingan tertentu maka dia bisa menghalalkan sesuatu yang sebenarnya haram, peristiwa poso salah satu contoh di indonesia, dan yang sekarang di filipina, thailand, serbia , chez, china, afghanistan. agama lebih tinggi dari pada norma, bila ada ajaran agama yang sudah melanggar norma atau akal sehat dan keadilan, pemeluk agama tersebut harus mewaspadai apakah ajaran tersebut hanya buatan pemuka2 agama mereka</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya pikir lebih ke waspada daripada paranoid, karena dalam islam setahu saya tidak ada ganjaran khusus bila mengislamkan seseorang, berbeda mungkin dengan doktrin agama lain. islam percaya dengan injil, taurat dan zabur bila tidak bertentangan dengan quran, hal tersebut di karenakan kitab2 selain quran telah di ubah2 pemuka agama untuk kepentingan mereka, hal tersebut yang diwaspadai karena bila ajaran agama asli telah dirubah2 pemuka agama untuk kepentingan tertentu maka dia bisa menghalalkan sesuatu yang sebenarnya haram, peristiwa poso salah satu contoh di indonesia, dan yang sekarang di filipina, thailand, serbia , chez, china, afghanistan. agama lebih tinggi dari pada norma, bila ada ajaran agama yang sudah melanggar norma atau akal sehat dan keadilan, pemeluk agama tersebut harus mewaspadai apakah ajaran tersebut hanya buatan pemuka2 agama mereka</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
